Showing posts with label Foodphotography. Show all posts
Showing posts with label Foodphotography. Show all posts

Sunday, May 15, 2016

Surga Props Food Photography di Surabaya : Gudang Keramik Sisa Eksport Rungkut Lor dan Cafe Glass Ngagel

Bismillaah

Alhamdulillaah kesampean juga mimpi pergi ke Surabaya. Udah ngidam dari awal tahun 2016. Kali ini ngidam nya harus keturutan, ke toko keramik sisa eksport di Jalan Rungkut Lor 144 dan ke Cafe Glass di Ngagel yang notabene bisa dilakoni dengan jalan kaki dari rumah kakak ipar.

Sabtu pagi jam 9.30 cuaca adem dan saya sudah nangkring diatas motor gojek. Dalam perjalanan dari Ngagel Tama ke Rungkut Lor saya nglewati Cafe Glass Nginden. Duh mupeng pengen stop disini tapi nanti gimana pula ke Rungkutnya. Akhirnya lanjut lagi ke tujuan utama. Sudah sampai jalan Kalirungkut saya lewat pabrik kedaung dan ruang pamer kedaung. Pengen juga stop ☺ cuaca sudah berubah menjadi panas. Memasuki Rungkut Lor jalanannya pun lumayan padat, banyak truk. Akhirnya saya sampai ke destinasi. Saya sudah kebayang sebelumnya namanya toko obral sisa eksport pasti banyak debu makanya saya pakai masker.






Sango pun dijual disini
Dari sekian buanyaknya barang saya cuma beli 5 pcs 😅 saya ga telaten milihin barang yang mendekati sempurna. Namanya juga sisa eksport, pastinya lah ga lulus cek kualiti. Sudah pinjam lap sama penjaganya, pakai masker, tetep aja ga nahan..Masak tiap tertarik di satu barang, harus ngelap dulu, e e e nemu bocel, ambil lagi yang dibawahnya, bocel lagi, ngelap lagi..

Setelah dari Rungkut Lor saya janjian ketemu sama temen SMA di Klampis. Pulangnya saya diantar ke destinasi ke 2 yaitu Cafe Glass Ngagel supaya lebih deket nanti pas pulang.
Masuk ke Cafe Glass langsung berasa sejuk AC setelah berpanas-panas ria naik motor. Dhuenkkkkk..masuk lorong pertama saya langsung terpesona hampir jingkrak-jingkrak. Pemandangannya sungguh wow bagi saya. Botol dan gelas yang saya pengen dan hampir beli di IG ada semua disini. Menyusuri lorong-lorong selanjutnya makin membuat saya takjub. Ini sih namanya semua barang yang seliweran di berbagai FP IG available here.



Aneka pilihan pitcher

Teko cebol dan tinggi. Merek Weston lebih murah dari Sango
Gelas unik ini IDR 52. 
Pilihan enamelnya hanya ini
Sauce jug yang memukau
Gelas teh ala warung jaman dulu
Cafe Glass hanya dua lantai jadi nyari apa-apa ya cepet ketemu. Saya yang jarang masuk mall, kelilingin toko dua kali ga capek kok. Cafe Glass ini 11 12 sama Dwi Luhur di Situbondo. Semua barang tersedia, dari ember plastik hingga oven gas. Cuma ya kualitasnya menyesuaikan pasar ya. Surabaya kota besar sedangkan Situbondo kota kecil. Ah jadi keingetan lagi sama enamel-enamel di sana

Saturday, January 2, 2016

Belajar Motret Low Key

Bismillaah

Kemarin malam launching BTS low key di grup bu Afif. Sejujurnya, bisa mudeng BTS nya bu Afif karena saya sudah pernah ke rumah beliau jadi bisa mbayangin seperti apa dan bagaimana.
Launching malam-malam bikin ga bisa tidur nyenyak. Berpikir dimana kiranya spot indoor yang oke dirumah ini. Kenapa lebih baik indoor? Supaya cahaya yang masuk bisa dibatasi. Walaupun hasil fotonya gelap-gelapan, namun cahaya saat motret tetap harus banyak.

Mencoba dulu di ruang tamu. Mepet sama kaca gelap. Engga dapet. Sinar mataharinya ketutup awan. Pindah ke kamar tidur :) Taruh kardus diatas kasur.




Semoga kedepannya saya tambah pinter lagi, aamiiiin.

Wisata Belanja Properti Foto di Situbondo

Bismillaah

Setelah sekian tahun kembali lagi ke Situbondo, ke rumah ibu mertua. Biasanya Ibu yang berkunjung ke Bekasi atau kami ketemuan di Surabaya. Dan untuk mengisi liburan akhir tahun diputuskanlah mudik.

Karena new hobby, yaitu poto-poto, mata saya jelalatan ke lemari perabot Ibu. Tidak banyak perabot jadul yang saya temukan karena ceritanya perabot jadul pecah atau hilang saat pindah rumah, Almarhum Bapak dulu pegawai yang rumahnya sering berpindah-pindah.

jepret di rumah Ibu, nyomot bunga mawar nya :)
Kata Ibu kalau mau cari gelas lama mungkin di Pasar Mimbaan banyak. Tanpa pikir lama, saya minta antar suami kesana. Gelas yang saya idamkan tidak saya temukan di pasar. Piring-gelas-baskom bahan seng atau enamel malah buanyak. Gelas sloki nya juga unyu-unyu. Sekarang kan lagi hits ya tea set dengan motif bunga, disini cangkir set flowery vintage gaya desa jadul juga banyak pilihan. Merek biasa atau Sango pun ada. Walahhh kok bikin saya histeris dangdut gini. Eh pas ditanya minimal pembelian, kok harus setengah lusin. Yahh mendadak kecewa dangdut deh.

Watsap-an sama sepupu, tanya dimana bisa beli eceran. Ditunjukan toko Dwi Luhur. Sampai disana tambah-tambah histeris saya. Ada semua disitu dan bisa beli eceran. Tapi pas ke rak piring dan gelas seng, belinya minimal 1 lusin, waduh maakk..kalau di pasar masih boleh 1/2 lusin. Mau balik lagi ke pasar ga bisa karena ada acara piknik rame-rame ke Banyuwangi. Balik Situbondo malam tahun baru. Ternyata tanggal 1 Januari hampir semua toko di Situbondo tutup. Persis deh kayak kota mati. Jam 8 pagi jalanan sueeppiii buanget. Niatan di Surabaya mau window shopping ke Cafe Glass yang ternyata lokasinya deket banget sama rumah kakak. Malamnya pas sampai Surabaya jam 8 pun Cafe Glass tutup. oh my oh my tanggal 1 Januari bikin saya mati gaya :(

beraneka model tea cup
These are about enamel
Panci bertumpuknya menggoda
Serbet pun dijual disini
Gelas-gelas kaca








Sunday, December 13, 2015

Workshop Foodphotography Bersama Bu Afif Haryanti

Bismillaah

Tanggal 9 Desember 2015, hari libur nasional karena ada momen Pilkada serentak. Saya ikutan WS nya Bu Afif di rumah beliau didaerah yang deket sama rumkit Pasar Rebo. Sedangkan suami dan anak-anak nunggu di museum iptek TMII. Workshop ini khusus diadakan Bu Afif untuk kami-kami yang baru melek FP dan hanya bermodal kamera hape. 
Pelajaran pertama masuk ke setting kamera. Maka saya buka mode kamera hape saya. Galaxy Note 2, lungsuran suami :) Ada beberapa istilah disitu
  • ISO ada pilihan 50 sampe 800. Semakin tinggi ISO maka akan semakin terang. Eits tapi tetep hati-hati dengan noise atau bintik-bintik. Kalau mau low key atau foto yang dramatis gitu pakai ISO 50-200
  • Exposure Value juga, makin ke kanan makin terang
  • Metering di hape saya ada Matrix, Center-weighted dan Spot. Itu untuk ngukur fokusnya. Kalau spot di satu titik aja
  • Mode Focus ada Macro dan Auto. Disuruh milih Macro. Macro gunanya untuk fokus benda yang lebih dekat ke kamera dan mem-blur-kan yang lebih jauh.
Prakteknya latihan foto kue dan stroberi. Yang kue indoor dan yang stroberi outdoor. Setelah melihat studio indoor di tepi jendela baru ngeh dan kebayang sama foto-foto Bu Afif selama ini :)

Bolu gulung sebelum edit
setelah edit
BTS nya ini, hanya obyeknya sudah berganti dengan bolgul 1 
Yang stroberi buat pembelajaran fungsi Macro. Ngambil efek blur, foto idaman kami kaum amatiran.

Setelah jepret, dilihat hasilnya, tiga stroberi yang didepan saat dizoom harus lebih jelas ketimbang yang ada di mangkok. Kalau masih tampak jelas maka jaraknya diperlebar lagi. Dua stroberi yang ditengah untuk mengisi ruang kosong diantaranya.

sebelum edit

setelah edit, walaupun sudah edit masih saja tampak gelap, artinya foto aslinya kekurangan cahaya :)
Alhamdulillaah setelah ikut WS ini agak sedikit mudeng fungsi settingan kamera di hape :) Oia semua foto diatas settingannya ISO 100, Macro dan Spot. Dan pakai cahaya matahari alias natural lighting. 

Sunday, November 22, 2015

Berburu Piring Saji di Pasar Jatinegara

Bismillaah

Saya hanya ingin bercerita pengalaman belanja di Pasar Jatinegara Jakarta Timur. Sepertinya ini adalah kali kedua saya berkunjung ke pasar ini. Pertama mungkin sekitar tahun 2005 bersama dengan teman-teman SD mencari suvenir untuk reuni SD.
Sejak suka motret-motrer hasil baking dan lihat-lihat foto-foto orang yang indah, hasrat untuk mengoleksi props makin membara. Tapi hanya sebatas hasrat yang tidak ada tindakan nyata :) Setiap ke supermarket ga pernah ketinggalan untuk mampir ke rak peralatan makan tapi karena ga ada yang eye catching ya ga beli..hehehe, supermarketnya hanya seputaran Bekasi Timur dan Barat, soalnya ga pernah pergi jauh melampaui wilayah itu :)
Beberapa waktu lalu ada yang posting di NCC kalau beliau ke Pasar Jatinegara dan membuat saya ngiler. Pasar ini adalah pasar terdekat dari Bekasi Timur dibanding Pasar Mayestik. Setelah mencari teman dan mencari dana berangkat lah kami kesana naik bis 9A. Anak-anak saya percayakan ke bapaknya.
Kalau dipikir-pikir saya ga lama di pasar, cuma 2 jam. Dan cuma sempet motret saat kunjungan ke toko pertama, Toko Nusantara. Selanjutnya lupa motret, sudah terlena dengan pemandangan peralatan makan.
Piring-piring yang dijual sebenarnya ga banyak variasi nya, tapi bisa menyegarkan mata saya. Di lapak pinggiran banyak juga yang jual piring gelas ceret jadul, tapi karena ga boleh ditawar 5ribu saya ga beli. Boleh nya 15ribu untuk satu pasang. Sekarang yang ada saya nyesel, soalnya di Pasar Baru Bekasi sini ga ada yang jual piring jadul.

Toko Nusantara








Thursday, February 12, 2015

Donat Challenge Food Photograph

Bismillaah

Ikutan event NCC FP bertema Donat Challenge. Mupeng banget ikutan. Liat yang udah posting, W-O-W binggo fotonya. Tapi kok mood bikin donatnya maju mundur maju mundur. Kalau donat beli nanti takut ga ada feel nya. Selama ini foto-foto makanan adalah hasil masak sendiri, at least walaupun ada yang ga 100% hasil masak sendiri :)
Iya lah daripada nanti keabisan waktu mending beli donat aja di abang roti Lauw, mumpung ketemu juga sama abangnya. Beli malam, pagi-pagi sebelum anak-anak bangun langsung siap-siap jepret. Donat dikeluarkan dari bungkusnya. Mesesnya pada nempel di plastik, saya retouch dengan meses stok di rumah. Setelah itu setting tempat foto. Wuehh ternyata hujan mulai turun. Grogi saya. Walaupun foto di teras, kamera ipad yang biasa saya pakai untuk jepret ga mumpuni melawan gelapnya cuaca. Pakai kamera hape suami Samsung Galnote II ternyata bisa. 

dipoto separo badan karena bodynya penyok sebelah
Pas mau diupload ke FB baru sadar kalau hasilnya NG alias Not Good. Posisinya seakan-akan mau melorot. Padahal perasaan kamera sudah tegak lurus. Dan ternyata perasaan saya salah, harus lebih diasah lagi supaya bisa tajam setajam silet :)
Walaupun ga puas tetep aja di upload :) mau diulang lagi, donatnya sudah masuk perut buat sarapan saya. Hmmm...akhirnya pas hujan reda, setelah nganter bekal ke TK Diyo, saya dan Dipa berputar putar ke warung nyari donat yang 1000an. Yapp ketemu, lets pasang settingan lagi.


Temanya masih saya, Donat Simpel. Edit pakai 360 di splash dan contrast. Pengen banget kayak punya orang-orang yang motonya sudah ada tema dan berbagai props, tapi saya belum punya props :) Foto setoran saya sama foto badge aja masih kalah juaauuhhh. Tapi yang penting semangat wae lah.

BTS nya